Bawaslu Aceh Gelar Rapat Persiapan Pendidikan Pengawasan Pemilu Partisipatif Tahun 2026
|
Takengon, 12 Mei 2026 - Bawaslu Provinsi Aceh menggelar Rapat Persiapan Kegiatan Pendidikan Pengawasan Pemilu Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-Aceh sebagai langkah awal memantapkan pelaksanaan program P2P di daerah masing-masing.
Rapat tersebut dipimpin oleh Anggota Bawaslu Provinsi Aceh sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Maitanur, yang didampingi Kepala Bagian Pengawasan dan Humas, Yudi Ferdiansyah Putra.
Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi serta mematangkan persiapan teknis pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif agar berjalan lebih efektif dibanding tahun sebelumnya.
Pelaksanaan P2P Tahun 2026 mengacu pada SK Nomor 91 Tahun 2026 yang merupakan pedoman teknis pelaksanaan program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Meski terdapat beberapa penyesuaian teknis, secara umum tahapan dan materi pelaksanaan masih tetap sama.
Selain itu, jajaran Bawaslu kabupaten/kota diingatkan agar memperhatikan tahapan pelaksanaan kegiatan, termasuk kewajiban peserta mengikuti pembelajaran audio visual tujuh hari sebelum pelaksanaan pelatihan luring serta pengumpulan catatan kritis peserta tiga hari sebelum kegiatan berlangsung.
Bawaslu kabupaten/kota juga diminta memanfaatkan media evaluasi digital guna mendukung efektivitas waktu dan administrasi kegiatan.
Pelaksanaan P2P tahun ini turut mengutamakan penggunaan sumber daya internal Bawaslu, termasuk dalam penunjukan fasilitator yang dinilai mampu menguasai materi serta membangun suasana pembelajaran yang interaktif.
Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) merupakan program prioritas nasional Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia dalam memperkuat pengawasan partisipatif masyarakat guna mewujudkan Pemilu 2029 yang demokratis, berintegritas, dan bermartabat.